Selasa, 23 Maret 2010

UN in Indonesia is not as meant as United Nation who develops and keeps the world's rule. Instead it means HELL, no, not at all, it means several days to determine the 12th and 9th grader's learning completeness. UN is Ujian Nasional.
cape buka google translate, balik ke Bahasa deh -__-"
Oke nama saya Achmadhana Putratama Ardiantoro. Saya lahir pada 23 Juni 1993 di Bandarlampung dan sekarang saya sudah berada di penghujung SMA. Sebenarnya saya siswa akselerasi yang kurang bernasib baik karena mendapatkan "jatah" UN lebih awal.
Baiklah, sebelumnya saya sudah sempet senang UN dilarang sama MA, eh apa MK ya? lupa deh, tetapi Depdiknas dan kader2nya tetap saja mengadakan UN, bahkan lebih cepat. Di kalender akademik, seharusnya UN digelar sekitar April, tapi karena kebaikan "mereka", dipercepat jadi 22-26 Maret 2010. Sampai sekarang saya masih mengontroversi keputusan itu karena tidak berdasar. Kata bapak saya dicepetin gara2 biar ada ujian susulan dan remedial. Buat susulan saya masih maklum, tapi kalo di cepetin biar ada remedial, insane maaaan.
Yang unik di Indonesia adalah faktor komunikasi. Indonesia memiliki lebih dari 250 juta manusia sebagai warga negaranya dan sekitar 1 juta mungkin lebih setiap tahunnya mengikuti UN. Nah, adakalanya mereka dan saya takut, takut nilai jelek, bahkan takut tidak lulus. Berbagai cara kami lakukan. Hmmm sepertinya kali ini kita tidak akan membahas tentang belajar.
fakta menarik tentang UN:
- Pengawas
pengawas bisa jadi musuh dan kawan terbaik kami. Kalau beruntung dapet yang baik, seperti 80% UN lulus soalnya aci tanya kanan kiri euy haha. KALO GALAK, liat matanya dikit aja udah salah coret mungkin.
- Soal dan Jawaban
soal mesti ditaklukan dengan jawaban kita. terkadang ada lho jawaban yang datang sebelum soal menghampiri hahaha. Kalo belajar soal kaya apa juga pasti gampang dijawab, sebaliknya berlaku -___- - Teman
No Money, No food, No beverage but Friends. Kalo ga ada temen mungkin ga asik ya UN, yaiyalah haha. FYI teman adalah jurus terampuh menaklukan UN selain otak sendiri, 2 otak lebih baik daripada tidak. terkadang kita lupa akan jawaban di otak kita, tetapi teman dengan setianya menolon kita di saat seperti itu. Emang temen ga ada matinya ya, apalagi yang cekep hihihi X) - Doa
Bukan Masalah doa tiap agama yang kita ulas. Terkadang ada hal unik dari doa setiap siswa. Tidak hanya doa supaya bisa mengerjakan, terkadang kita juga berdoa supaya pengawasnya baik, LJK ter-scan dengan rapih, bahkan berdoa dapet kunci jaawaban. Bagaimanapun Tuhan emang faktor terpenting ya, tanpa KehendakNya, sepintar kita, UN pun tidak lulus. - Hasil
saat yang paling dinanti adalah hasil UN. Lulus atau tidak? Kalau yang lulus pasti langsung seneng2, sujud sukur, konvoi pake motor, coratcoret baju, bahkan tawuran -_-. Yang nggak kasian, ada yang tanpa ekspresi, ada yang pingsan, nangis histeris, ada yang bunuh diri sepulangnya. Memprihatinkan.
NB: yang digambar saya tidak kenal, cuma copas dari google oke.
Labels: News


0 comments:
Posting Komentar